Wiranto: Jaga Keamanan Jelang Keputusan PN Atas Kasus Ahok

0
197
Foto: Menkopolhukam, Wiranto

NTTsatu.com – JAKARTA – Jelang pembacaan vonis terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada, Selasa, 9 Mei 2017 mendatang, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menginginkan agar semua pihak bisa menerimanya.

Wiranto meyakini, putusan vonis untuk Ahok 9 Mei mendatang adalah keputusan peradilan yang jujur dan adil.

“Keputusan apapun nantinya itu sudah menjadi keputusan peradilan, peradilan di Indonesia yang transparan, yang jujur dan adil. Itu yang kita harapkan,” demikian kata mantan Panglima ABRI itu di Gedung DPR/MPR, Sabtu (6/5) seperti dilansir jitunews.com.

Hakim Fokus Saja Pada Tugasnya, Dampak Vonis Adalah Urusan Aparat Polisi

Kepada masyarakat, Wiranto menghendaki agar sepenuhnya bisa mempercayakan proses hukum tersebut pada pengadilan. Mantan Ketum Hanura itu pun mengingatkan agar upaya-upaya intervensi dari proses hukum tersebut tak perlu untuk dilakukan.

“Mari kita laksanakan sesuai dengan sistem yang berlaku, lalu jangan main hakim sendiri jangan kemudian memanfaatkan kebebasan untuk hal yang negatif yang justru akan mengganggu kebebasan orang lain,” kata Wiranto.

Wiranto pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan aksi terkait proses hukum Ahok.

“Oleh karena itu sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan, tidak perlu ada suatu alasan untuk kemudian melakukan aksi besar-besaran menyangkut keputusan peradilan. Di Indonesia tiap hari ada ratusan mungkin ribuan keputusan peradilan, toh tidak ada masalah kan,” kata Wiranto.

Ahok dituntut pidana penjara selama satu tahun penjara dengan percobaan dua tahun. Ia dinilai terbukti menghina ulama atas pernyataannya yang mengutip surat Al-Maidah ayat 51. (*)

Komentar ANDA?