Yance Tega Setubuhi Anak Kandungnya

0
168
Foto: Ilustrasi

NTTsatu.com – KUPANG – Tega nian, Yenyetubuhi anak kandungnya sendiri. Perbuatan bejat itu dilakukan selama 10 bulan terhitung sejak bulan Juni 2016 sampai dengan  April 2017 di kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Korban sebut saja bernama Mawar berusia 16 tahun
Korban. Dia digauli ayah kandungnya dalam tekanan. Yance sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Rilis yang dikirim Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Lalu Musti Ali Lee dan diterima media ini menuliskan kronologi kejadian itu.

Pada tahun 2008 tersangka dengan istrinya pisah (belum bercerai resmi) karena tersangka menganiaya istrinya dengan cara menikam istrinya sehingga dia diproses. Pada saat,Yance menjalani hukuman di Lapas, istrinya tinggal di NTB karena takut dengan tersangka sehingga korban tinggal dengan kakak perempuannya di Kefamenanu, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Saat itu, korban masih berusia 8 tahun.

Pada bulan Juni 2016 korban hendak melanjutkan sekolah di Kupang dan tinggal dengan tersangka dan mulai bulan Juli Yance yang dalam keadaan mabuk menyetubuhi korban dan mengancam korban agar tidak menceritakan kepada orang lain. Jika korban menceritakan maka korban akan dibunuh sehingga korban merasa takut.

Perbuatan itu dilakukan berulang kali sampai pada akhirnya pada bukan Desember saat ibu korban balik ke Kupang untuk Natal merasa curiga dengan keadaan korban sehingga meminta kepada keluarganya agar nanti ketika ibu korban balik ke NTB korban di cek pake test pack.

Sekitar bulan Februari korban di test pack oleh keluarganya dan diketahui bahwa korban hamil akan tetapi korban tidak mau memberitahukan siapa yang menghamilinya . Dari bulan Februari,  korban terus didesak untuk memberitahukan kepada keluarga siapa yang menghamilinya sehingga pada hari Selasa tanggal 2 Mei 2017, sekitar pukul 23.00 rita, korban memberitahukan kepada keluarganya bahwa korban dihamili oleh ayah kandungnya sehingga keluarga mengamankan tersangka dan dibawa ke Polres Kupang kota sekalian melaporkan kejadian tersebut.

Menurut interogasi awal, tersangka tidak mengakui perbuatannya. Selama ini tersangka selain bekerja sebagai tukang dia juga penjual miras jenis sopi. Kini korban sudah dijebloskan dalam tahanan Polres Kupang Kota untuk proses hukum selanjutnya. (*/bp)

Komentar ANDA?