Yentji dan Thomas Tidak Bisa Bekerja Sendiri

0
166
Foto: Acara Syukuran pelantikan Bupati dan wakil Bupati Lembata di Restoran Timor Raya, Kupang, Senin, 22 Mei 2017 malam

MENGURUS dan membangun Lembata, Bupati Eliazser Yentji Sunur dan Wakil Bupati Thomas Ola Langoday tidak bisa bekerja sendiri. Mereka butuh dukungan seluruh masyarakat Lembata yang selalu merindukan Lembata yang lebih baik dari hari ini.

Yentji dan Thomas yang bertarung di Pilkada Lembata tahun ini dengan sandi politiknya Sunday dan berhasil menjadi pemenang dan kemudian dilantik Gubernur NTT, Senin, 22 Mei 2017 kemarin tentu sangat membutuhkan dukungan semua pihak.

Karena itu, dalam acara syukuran atas pelantikan yang digelar di Restoran Timor Raya, Kupang semalam mengambil temah Satu Lembata, Satu NTT, Satu Indonesiamenunjukkan Komitmen mereka untuk ingin melakukan yang terbaik untuk Lembata lima tahun kedepan (2017-2022).

Semua janji yahg diucapkan selama masa kampanye tentunya diupayakan untuk direalisasiskan. Mereka berdua juga menginginkan agar rakyat Lembata tidak lagi menikmati kesengsaraan, tetapi harus menjadi masyarakat Lembata yang sejahtera.

Rupanya harapan itu memang semestinya diwujudnyatakan untuk rakyat Lembata. Seluruh komponen yang akan bersama-sama mendampingi Yentji dan Thomas selama kepemimpinan mereka tentu mesti membersihkan diri dari egoisme yang seringkali “membabat habis” niat baik untuk membangun daerah dan masyarakat Lembata.

Paket Sunday hadir untuk seluruh masyarakat Lembata, karena itulah maka Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutan saat pelantikan itu menegaskan, “pertikaan” selama pilkada harus segera diselesaikan, rangkul semua pihak terutama lawan politik untuk bersama-sama membangun Lembata. Yentji dan Thomas menjadi bupati dan wakil bupati Lembata, bukan bupati dan wakil bupati kelompok tertentu di Lembata.

Kemudian, dalam acara syukuran itu, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, yang hadir sebagai koalisi partai pendukung Sunday sangat bersemangat membaca tema syukuran itu dalam perspektif situasi bangsa Indonesia saat ini. Dia berkeyakinan, situasi Nasional ini mesti diperhatikan dengan serius.

“Di tengah situasi nasional yang tengah terancam keutuhan dan kebinekaannya, tema ini memberi pesan penting sebagai wujud visi dan misi besar Bupati dan Wakil Bupati Lembata untuk membuat semua menjadi satu dari latar belakang yang berbeda-beda. Karena Pak Yantji dan Thomas mau menjadi pemimpin bagi semua rakyat Lembata, baik yang dukung maupun yang tidak mendukung, yang pilih dan tidak memilih. Apalagi, paket Nomor Lima ini melambangkan Pancasila yang mempersatukan semua rakyat Lembata,” kata politisi Partai Golkar ini ketika memberikan sambutan pada malam syukuran itu.

Syukuran kemenangan itu dihadiri kurang lebih seribu warga Lembata diaspora di Kota Kupang, juga sejumlah delegasi dari Pemkab Lembata, dan DPRD yang turut hadir menyaksikan pelantikan pemimpin Lembata periode 2017-2022. hadir pula pimpinan partai pengusung antara lain, Golkar, Hanura, NasDem, Gerindra, dan PPP.

Menurut Anwar, Bupati Sunur adalah sosok yang fenomenal, sekaligus ‘kontroversial’, tapi itulah pemimpin Lembata yang kembali terpilih untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan periode pertama lima tahun lalu.

Anwar yakin Lembata dibawah kepemimpinan Yantji-Thomas akan lebih baik. “Saya yakin Lembata akan lebih baik pada periode kedua kepemimpinan Yantji dan Lembata akan lebih maju, bersinar dan berjaya demi mewujudkan Lembata, NTT dan Indonesia yang satu,” tegas Anwar, dan berpesan, Lembata memiliki beragam potensi yang berserakan, silahkan dihimpun menjadi satu kekuatan.

Sementara itu, Bupati Yantji Sunur ketika didaulat memberikan sambutan, dengan spontan mengajak wakilnya Thomas Langoday untuk mendampinginya di panggung syukuran itu. Yantji malah memberi kesempatan pertama kepada wakil untuk bicara. Thomas pun berkata, “Malam ini kita semua hadir di tempat ini untuk mensyukuri pelantikan kami, tapi juga mensyukuri kemenangan yang telah diperoleh dengan susah payah. Karena itu, kami butuh dukungan untuk membangun Lembata. Getaran dinamika selama Pilkada lalu sangat luar biasa. Tapi, kami telah menjadi bupati dan wakil untuk seluruh rakyat Lembata. Kami ajak semua rakyat Lembata kita bersatu dalam tekad yang sama untuk memajukan Lembata”.

Dosen dan juga analis ekonomi dari Unika Kupang ini pun memberikan kesempatan kepada Bupati Yantjie untuk melanjutkan sambutan, dan dngan guyon Thomas menuturkan, ‘Jangan ada dua matahari di atas satu panggung’.

Bupati Yantji pun mengatakan, ketika selesai pelantikan, wartawan bertanya apa program kerja dalam 100 hari, ia tegas menjawab “Saya ini bupati senior. Lembata on star, jadi tidak ada program 100 hari karena sudah ada rekaman program yang siap dikerjakan”.

Tentang tema sykuran pelantikan ini, Bupati Yanjti menjelaskan, “Tema ini lahir dari permenungan bahwa semua menjadi satu hati untuk bersama membangun Lembata. Tema ini sangat situasional dengan kondisi kebangsaan kita saat ini. Kami akan mengajak semua pihak untuk bersatu membangun Lembata yang satu, untuk NTT yang satu dan Indonesia yang satu. Itulah filosofinya”.

Ia juga mengatakan, Lembata siap menggenjot semua potensi, terutama pariwisata, pertanian dan kelautan. “Tapi kami akan lebih fokus kepada peningkatan pendapatan untuk membiayai daerah sendiri,” tegasnya, dan memastikan bahwa tahun depan (2018) akan dibangun Pabrik Ikan Kaleng di Lembata.

“Ini hanya gambaran ringkas tentang program prioritas untuk Lembata lima tahun ke depan, tapi kami akan menyampaikan semua ini secara lengkap dalam sidang paripurna di DPRD Lembata tanggal 26 Mei, selanjutnya mulai on star membangun Lembata.

Target kita, lanjut dia, tahun 2025 Lembata menjadi kabupaten industri. “Tapi perlu kemitraan yang sinergis dengan DPRD sebagai mitra. Saya harap pengalaman yang buruk (dengan DPRD) tidak lagi dibicarakan. Kita bicara ke depan untuk Lembata yang lebih baik,” tegas Bupati Yantji Sunur.

Malam syukuran itu juga dimeriahkan oleh Asad Band yang melantunkan lagu-lagu daerah, termasuk lagu wajib ‘Tanah Lembata Helero” karya Gerady Tukan. Gerady juga menampilkan anak-anak Lembata yang menghibur dengan musik dan nyanyian penuh harmoni.  (*/bp)

Komentar ANDA?