Ziarah dan Doa di Makam Uskup Vencentius Sensi Potokota, Ganjar Diteriaki  Presiden

0
918

NTTSATU.COM — ENDE — Calon Presiden nomor urut tiga, Ganjar Parnowo dalam lawatan safari politiknya di Nusa Tenggara Timur selama dua hari. Ganjar Parnowo hari ini 2 Desember 2023 sekitar pukul 9.30 pagi tiba di Bandara Haji Aroe boesman Ende.

Saar mendarat, beliau diterima secara adat dengan tarian dan sapaan adat oleh sejumlah toko adat Lio Ende,  selanjutnya beliau langsung bersama rombongan menuju Istana Keuskupan Agung Ende di Ndona.

Rombongan safari Politik Capres Ganjar sampai di Ndona di gerbang pintu utama Istana keuskupan Agusng Ende di Ndona rombongan di jemput oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) Keuskupan Agung Ende Romo Yohanes Stefanus Lado sering di panggil Romo Efan Lado) dan selanjutnya naik ke ruangan tamu.

Di ruang tamu, telah siap Administratos Kediosisan Keuskupan Agung Ende Romo Yoseph Daslan Moang Kabu sekaligus mengalungkan selendang kepada calon presiden Ganjar Parnowo selanjutnya diarahkan secara bersama dengan para pastor dan suster langsung ke ruangan pertemuan untuk beradialog. Peserta dialog bersama capres Ganjar hanya para pastor/romo dan suster sekota Ende dengan sejumlah romo yang ada di keuskupan agung Ende secara terbatas dan internal .

Tema dialog adalah tentang bagaimana menjaga persatuan bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Dalam dialog tersebut , Romo Yosef Daslan Moang Kabu menyebut persatuan Indonesia sangat penting dijaga dengan sosok kepemimpinan terbaik. Pihaknya yakin pasangan Ganjar-Mahfud MD mampu mewujudkan pemersatu bangsa menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan itu harga mati.

Romo Daslan mengakui, segala hal yang berkaitan dengan pecahnya kesatuan dan persatuan bukanlah tugas mudah bagi seorang pemimpin Indonesia. “Oleh karena itu Pak Ganjar dan Pak Mahfud sebagai paket yang kami harapkan menjadi presiden dan wakil presiden betul-benar memberi ruang kepada kami untuk wilayah Indonesia timur ini,”  tuturnya.

Disamping itu Romo Daslan pun menawarkan siap berkontribusi membantu kepemimpinan Ganjar untuk menyebarkan perdamaian, ketentraman, dan kebhinekaan di NKRI.

Dirinya berharap, nantinya melalui kepemimpinan Ganjar-Mahfud, program persatuan tersebut dapat sejalan dengan pembangunan Indonesia yang tidak hanya Jawa dan Sumatera sentris, tapi Indonesia sentris.

“Yaitu pembangunan yang tidak lagi berdasarkan Jawa sentris tetapi Indonesia sentris. Itu yang baik, dan benar bukan hanya IKN (Ibu Kota Nusantara)-nya tapi seluruh program kegiatan kita ke depan,” tuturnya.

Sementara itu, Ganjar mengucapkan terima kasih kepada para romo, pendeta, dan suster Keuskupan Ende yang telah menyampaikan aspirasi dan gagasannya tentang persatuan Indonesia. Dirinya pun berkomitmen untuk menjaga persatuan dan melakukan pembangunan merata di Indonesia.

“Tentu saja kenapa kami dari tim pada hari pertama keluar dari Jawa. Saya ke Merauke, Pak Mahfud dari Sabang,” tuturnya.  (ino)

Komentar ANDA?