Lahan Petanian di Ende Semakin Sempit, Petani Gurem Naik  46,47 Persen

0
375

NTTSATU.COM — ENDE — Sensus Pertanian 2023 Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ende mencatat peningkatan petani gurem dalam 10 tahun terakhir, mengindikasikan lahan pertanian untuk bercocok tanam semakin sempit di berbagai wilayah di kabupaten Ende.

Kepala Badan Pusat Statistik kabupaten Ende Martinus Tulit Beni SST MSi saat di konfirmasi di ruangan kerjanya Selasa, 12 Desember 2023 menjelaskan, dalam Sensus Pertanian 2023, jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) Gurem sebanyak 21.424 unit , naik 46,47 persen dari catatan jumlah RTUP Gurem pada 2013 yang hanya sebanyak 14.626 unit.

“Jadi lahan pertanian banyak yang sudah berkurang, hal ini kemungkinan disebabkan karena dijual, bisa diwariskan. Kalau diwariskan misalkan bisa jadi tidak untuk pertanian lagi akan tetapi ahli fungsi,” katanya.

RTUP Gurem mnurut Martin merupakan rumah tangga yang menggunakan atau menguasai lahan untuk pertanian kurang dari 0,50 hektare. Persentase terbanyak petani gurem ada di beberapa kecamatan kota Kecamatan Ende Tengah 98,97 persen kemudian kecamatan Ende Selatan sebesar 98.96 persen dan pulau Ende sebesar 98,07 persen kecamatan kecamatan ini itu luas lahan pertanian sudah semakin sempit.
Oleh sebab itu, diharapkan ada kebijakan pertanian khususnya terkait dengan program ketahanan pangan diarahkan untuk intensifikasi lahan-lahan pertanian yang sudah ada supaya meningkatkan produktivitasnya, bukan lagi memanfaatkan strategi ekstensifikasi.

“Makin ke sini lahan makin sempit dan jangan-jangan program bukan ekstensifikasi tapi intensifikasi. Walaupun gurem, tapi produktivitasnya ditingkatkan. Jadi intensifikasi harapannya agar produktivitasnya makin tinggi terutama untuk tanaman pangan,” tegas Martin.

Meski begitu, secara umum jumlah RTUP pada 2023 sebanyak 40.833 rumah tangga atau naik 14,14% dibandingkan tahun 2013 yang sebanyak 35.773 rumah tangga.
Akan tetapi, sebagian subsektor unggulan daerah mengalami penurunan jumlah RTUP seperti sub sektor kehutanan yang pada tahun 2013 ada11.670 rumah tangga turun 48,89 persen pada tahun 2023 yang tingggal 5969 rumahtangga.

Sementara Hortikultura yang selama ini jadi primadona Kabupaten Ende sebagai produsen sayur sayuran justru mengalami penurunan sebesar 24,01 persen atau pada tahun 2013 15.052 rumahtangga turun di tahun 2023 tinggal 11.424 rumah tangga

Selain itu,  tanaman pangan yang pada tahun 2013 memiliki 29407 rumahtangga turun menjadi 23 .278 rumahtangga pada tahun 2023 atau turun 20,84 persen.
Namun ada beberapa sub sektor yang mengalami peningkatan seperti peternakan mengalami kenaian 13,63 persen atau 24.484 rumah tangga usaha di tahun 2013 menjadi 27.820 di tahun 2023. Demikian juga sub sektor perikanan pada tahun 2013 jumlah 1970 usaha rumah tangga perikanan mengalami kenaikan ebesar 18 ,48 persen pada tahun 2023 denga jumlah usaha sebanyak 2.334 usaha rumah tangga serta jasa pada pertanian pun mengalami peningkatan dari 649 RTUP di tahun 2013 meningkat menjadi 725 RTUP atau meningkat sebesar 11,71 persen.

RTUP adalah rumah tangga yang menguasai atau melakukan kegiatan pertanian dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya untuk dijual maupun ditukar, termasuk tanaman pangan yang hanya dikonsumsi sendiri. (ino)

Komentar ANDA?