Tarian Dolo Massal Semarakan Hardiknas di Kabupaten Lembata

0
837

NTTSATU.COM — LEMBATA — Tarian Dolo Massal dengan Lagu Gampang Hala semarakan Puncak perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2023 di Lembata. Terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata menggelar pawai karnaval budaya, perlombaan, rakerdik, talk show dan apel bendera bersama serta kegiatan lainnya.

Di hari puncak ini, setelah apel bendera bersama, dilanjutkan dengan atraksi tarian kolosal Dolo Gampang Hala di halaman kantor Bupati Lembata. Tarian masal khas Lembata ini diikuti sekitar 2.265 pelajar dari tingkat SD sampai SMP yang ada di 9 Kecamatan.

Atraksi begitu memukau ini mendapat apresiasi dari Penjabat Bupati, Marsianus Jawa dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata serta semua tamu undangan.

Menurut Bupati Jawa, inilah bukti nyata kekayaan budaya Lembata yang sungguh luar biasa. Ia merasa bangga dengan tampilan anak-anak sekolah yang begitu semangat. Berbalut kain sarung dan selendang khas Lembata, mereka saling bergandengan tangan. Begitu kompak memupuk tali persaudaraan.

Walaupun datang dari sekolah yang berbeda, dari 9 kecamatan di Lembata, namun kekuatan Dolo telah mempersatukan semua perbedaan.

Karena itu, Bupati mengajak masyarakat Lembata memaknai tarian Dolo ini sebagai sebuah ikatan persaudaraan yang utuh.

“Mari kita sama-sama bergandengan tangan, memupuk tali persaudaraan, membangun Lewotana kita. Mari Soga Naran Lewotana,” ajak Bupati Jawa.

Ia juga menjelaskan, dengan saling bergandengan tangan, menunjukkan kepada dunia bahwa hubungan persaudaraan diantara kita itu begitu kuat, begitu hebat yang mestinya dipupuk untuk membangun daerah ini.

Kadis Pendidikan, Anselmus Asan Ola pun memaknai peristiwa Dolo ini sebagai bagian dari proses pembentukan karakter anak-anak.

“Dengan membiarkan mereka tampil dalam kebersamaan ini, sebenarnya kita sedang membentuk karakter anak-anak untuk saling bekerjasama. Kita sedang memupuk tali persaudaraan dan melatih mental mereka untuk berani tampil sekaligus memperkuat budaya Lembata yang berkarakter, berbasis budaya,” tegas Ansel.

Dengan begitu, sebut dia, menjadikan anak-anak Lembata bangga sebagai orang Lembata.

Kata dia, Dolo merupakan tarian kebersamaan berciri khas Lamaholot yang ketika dimainkan butuh kekompakan. Butuh kebersamaan untuk menghasilkan sebuah seni tari yang menarik, yang berkarakter budaya.

“Anak-anak kita libatkan dalam tarian masal ini, sebagai bagian dari mempersiapkan talenta-talenta muda milenial sebagai investasi masa depan Lembata,” tegas Anselmus Ola lagi.

“Kalau mereka terus mempertahankan kualitas diri, saya yakin lima belas tahu yang akan datang mereka akan menjadi orang sukses,” tambah Ola.

Hadir pula saat itu, Sekretaris Daerah, Paskalis Ola Tapo Bali, Kepala Pokja Masyarakat Adat Kemendikbud RI, Dr. Julius Lembing, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para Kepala OPD, hingga para guru dan undangan lainnya.  (humas lembata)

Komentar ANDA?