Temui GMIT, Agung Laksono Ungkap Alasan Golkar Dukung Jokowi

0
364

NTTsatu.com – KUPANG – Mantan Ketua DPR RI yang juga Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono mengungkapkan alasan mendasar mengapa partai berlambang beringin tersebut mendukung Jokowi dan Maaruf Amin pada pilres kali ini.

Alasan mendasar dimaksud adalah semata-mata mau menunjukkan komitmen Partai Golkar dalam mendukung pemimpin yang bisa menghadirkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan saat Agung Laksono bersama Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lenadan rombongan menemui Ketua Sinode GMIT, pendeta Dr Merry Kolimon di Kantor sinode GMIT Kota Kupang, Kamis (7/3/2019).
Pertemuan yang berlangsung serius dalam suasana kekeluargaan secara khusus membahas pentingnya Pancasila dan kemajemukan tetap terjaga dalam proses politik yang berjalan.

Agung Laksono menyampaikan sikap dan pandangan Partai Golkar yang tetap teguh memegang prinsip dan nilai Pancasila dalam proses dan dinamika sosial politik yang terjadi di Indonesia termasuk berbagai daerah.
Partai Golkar yang sejak awal berdiri sampai saat ini bertugas mengawal berjalannya nilai-nilai Pancasila dalam praktek bernegara dan berbangsa juga di tengah masyarakat.

“Keputusan mendukung calon presiden Jokowi dan wapres Ma’aruf Amin bagian dari komitmen Golkar mendukung pemimpin yang bisa menghadirkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia,” kata Agung.

Dikatakannya, proses politik khususnya pilpres yang berjalan saat ini berpotensi hasilkan residu keterbelahan rakyat akibat politisasi identitas yang berlebihan.

“Partai Golkar berusaha keras agar hal tersebut diminimalisir,” ujarnya.

Foto; Ketua Dewan Pakar DPP GOLKAR Agung Lakasono didampingi Ketua DPD I GOLKAR NTT Emanuel Melkiades Lakakena dan Petinggi DPD GOLKAR NTT saat bertemu Ketua Sinode GMIT Pdt. DR. Merry Kolimon, Kamis (7/3/2019).

Pendeta Dr. Merry Kolimon menegaskan sikap GMIT yang memandang politik sebagai medan pengabdian mulia bagi banyak orang.
Pegangan dan nilai bersama dalam kehidupan sosial politik tercermin dalam Pancasila.
Partai Golkar konsisten menjaga nilai Pancasila sehingga mendapat dukungan mayoritas dan menjadi pemenang di NTT.

Selama ini persepsi bahwa politik kotor karena pelaku dan praktek politik selama ini jauh dari hakekat politik.

Pendeta Merry meminta partai politik khususnya Golkar harus mampu menghadirkan praktek politik yang benar dan politisi yang mampu bekerja tulus bagi rakyat.

“Kalau Partai Golkar berhasil lakukan ini dukungan mayoritas rakyat NTT niscaya bisa didapatkan,” ujarnya.

Pendeta Merry juga berpesan Partai Golkar harus mampu mempersatukan berbagai aneka perbedaan yang terjadi di tengah masyarakat.
Perpecahan akibat politik yang makin meningkat pasca pilkada DKI perlu dimediasi oleh parpol sehingga kehidupan masyarakat kembali damai dan tenang dalam bekerja sehari hari.

Partai Golkar dengan pengalaman politiknya selama ini punya kemampuan merajut kembali dan jadi jembatan berbagai kutub politik yang terpisah.

Residu politik yang dikhawatirkan selalu terjadi setelah kompetisi politik bisa dikelola dan dibenahi oleh para pemimpin dan politisi dari Partai Golkar.

Pdt Dr Merry Kolimon juga menitipkan pesan buat Partai Golkar untuk sungguh sungguh menangani persoalan perdagangan manusia di NTT.

Partai Golkar sebagai parpol pertama di NTT bahkan di Indonesia yang membuat satgas anti human trafficking mengalami sendiri berhadapan dengan mafia perdagangan orang.
Masalah ini butuh kerjasama lintas sektor dan kelompok antara lain pemda sampai tingkat RT RW, DPRD, tokoh agama, kampus, LSM.

Ketua Harian DPD PG NTT, Mohamad Ansor yang juga anggota DPRD Provinsi NTT yang membidangi isu ini memastikan perubahan regulasi sedang dilakukan untuk merespon berbagai tuntutan dan agenda kerja pemda prop NTT terkait kebijakan ketenagakerjaan untuk melawan praktek perdagangan manusia di NTT.

Partai Golkar dan GMIT punya komitmen yang sama untuk menjaga dan memastikan ruang publik sosial politik di NTT dan Indonesia harus berdasar dan bersumber dari nilai-nilai Pancasila.

Menurut Ansor, Pancasila Rumah Kita sebagai dasar, tujuan dan kemudi dalam semua proses dan dimensi kehidupan bernegara, berbangsa dan di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Rene Manembu Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Felix Pullu Ketua Dewan Pertimbangan DPD PG Provinsi NTT dan Allain Niti Susanto Bendahara DPG PG Provinsi NTT yang juga Ketua DPK KOSGORO Provinsi NTT.

Untuk ketahui, agenda Agung Laksono di NTT selain di menemui pimpinan GMIT, juga akan melanjutkan perjalanan ke Sumba dan akan kembali ke Kupang untuk melakukan pelantikan KOSGORO NTT pada jumat 8 Maret 2019.  (*/bp)

======

Foto; Ketua Dewan Pakar DPP GOLKAR Agung Lakasono didampingi Ketua DPD I GOLKAR NTT Emanuel Melkiades Lakakena dan Petinggi DPD GOLKAR NTT saat bertemu Ketua Sinode GMIT Pdt. DR. Merry Kolimon, Kamis (7/3/2019).

Komentar ANDA?