Dukung Rally Wisata 2021, Gubernur Viktor Bilang Harus Tetap Prokes

0
616
NTTsatu.com — KUPANG — Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Kamis (1/7/2021) bertempat di ruang kerjanya, menerima panitia ‘Anugerah Pesona Indonesia Time & Fun Wisata Rally 2021”. Ikut mendampingi, Kepala Biro Umum Setda NTT, George Hadjoh.
Sedangkan dari pihak panitia, hadir Ketua Elia Izaac, Wakil Sekretaris Suzana Rihi Ha’u, Jeane Nyoko (Bendahara), Joko Rotisno (Koordinator Perlengkapan), Yenny Nggadas (Koordinator Konsumsi), Pommy Odja, Tinggo Role, serta Stenly Boymau (Koordinator Humas).
Dalam pertemuan itu, Gubernur Viktor sebelumnya merasa keberatan terhadap even ini. Karena pertimbangannya, COVID-19 di NTT masih tinggi dan untuk mencegah meluasnya persebaran virus maka dia menyarankan ditunda untuk sementara waktu.
“Tunda saja dulu untuk sementara waktu karena COVID masih tinggi. Kasian nanti, akan ada kerumunan dan bakal meluas Covid-nya,” kata gubernur.
Namun dijelaskan oleh ketua panitia Elia Izaac bahwa seluruh rangkaian acara akan melalui protokol kesehatan yang sangat ketat. “Kita ketat dalam protokol kesehatan. Seluruh tahapan kita proteksi termasuk ketika mau jalan. Semua harus di-rapid dan yang negatif saja yang bisa jalan. Jika reaktif, maka langsung didiskualifikasi,” tegas Ketua Ikatan Notaris Kota Kupang.
Ia menambahkan bahwa seluruh peserta pun harus tertib. Akan ada 150 kendaraan yang terlibat dengan estimasi rombongan yang jumlahnya 450 orang. “Seluruhnya kita wajibkan hanya berada di atas mobil. Bahkan ketika tiba di setiap titik untuk vote, mereka turun hanya beberapa saat untuk bertransaksi. Berbelanja di UMKM yang sudah disiapkan di setiap lokasi yang akan di-vote,” tegas Elia.
Atas penjelasan itu, Gubernur Viktor pun menyetujuinya. “Oh, kalau ketat prokesnya maka tidak mengapa. Silakan saja. Asalkan semua harus taat. Kita tidak mau kalau ada peningkatan kasus. Kasian masyarakat,” ujar Gubernur VBL.

Ia mengusulkan agar peserta mesti di-Swab agar lebih safety. “Biar lebih safety lagi. Kita punya komitmen agar menekan angka COVID di NTT,” tambah Viktor.

Saat itu, Gubernur pun meminta seluruh panitia untuk menjalankan seluruh aktivitas dengan tertib, dan mempelajari seluruh tahapan even. “Kalian jalan saja dulu. Biar pelajari, karena ke depan masih banyak yang harus kita kerjakan setelah COVID. Kita punya beberapa even lagi yang harus dikerjakan untuk gairahkan potensi wisata,” jelas Viktor.

Membalas penegasan-penegasan itu, Elia Izaac menjelaskan pihaknya siap bekerjasama dengan Pemprov untuk mempromosikan potensi wisata di NTT. “Bahkan kami sudah memetakan kalender even di NTT. Semoga Covid mereda agar kita bisa bersinergi,” kata notaris muda itu.

Menurutnya, di setiap lokasi yang akan disinggahi, akan ada kegiatan. Peserta diminta untuk turun dan berbelanja sehingga menghidupkan sektor UMKM. Atas pemaparan itu, Gubernur Viktor menyambut baik.

“Itu bagus. Jadi, proteksi kesehatan tetap jalan, dan semuanya taat, lalu di sisi lain kita hidupkan sektor UMKM. Roda ekonomi harus tetap jalan, tidak boleh mati,” tegas Viktor.

Sementara dari panitia dilaporkan bahwa kuota peserta dalam even ini sangat terbatas. Yakni hanya 150 kendaraan saja. Yang masuk daftar booking sudah 120-an kendaraan. Jika tidak merebut porsi tersisa, maka penyuka even rally wisata diminta segera mendaftar. Even ini adalah even bergengsi untuk melakukan vote tiga destinasi wisata dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021.

Tak hanya itu, melainkan hadiah berupa uang tunai jutaan rupiah plus satu sepeda motor lolos dari tangan Anda. Adapun rute rally wisata ini meliputi Kota Kupang–Bukit Humon Lelogama Kabupaten Kupang– Fatumnasi Kabupaten TTS finis di Tuamese, Kabupaten TTU. Even ini dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 17-18 Juli 2021 jam 09.00 Wita-16.00 Wita.

Finisnya di Kefamenanu sekaligus pengumuman juara rally. “Juri dalam iven ini dari IMI pusat dibantu IMI NTT, serta yang diutamakan adalah ketepatan dan bukan kecepatan serta beberapa parameter lainnya. (*/tim)

(*/msc/boy/rnc)

Komentar ANDA?