Danrem Wirasakti Kunjungi Pengungsi Gempa di Lembata

0
284
Foto: Danrem Teguh Muji Angkasa sedang menanyakan kondisi para pengungsi gunung Ile Lewotolok yang berada di tempat penampungan di Rujab Bupati Lembata, Senin, 23 Oktober 2017

NTTsatu.com – LEWOLEBA – Awal pekan ini, Danrem 161 Wirasakti Kupang, Brigadir Jendral TNI Teguh Muji Angkasa mengujungi pengungsi gempa Lembata yang ditampung di rumah jabatan (Rujab) Bupati, di Kota Lewoleba.

Danrem melakukan kunjungan kerja perdananya di Lewoleba menggunakan Helikopter TNI. Danrem dan rombongan disambut Wakil Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola, SE. M.Si , Dandim 1624 Flitim-Lembata, Letkol Dandy Rusiadi, Koramil, Kapt Ignasius H. Sogen dan sejumlah Kepala OPD Kabupaten Lembata.

Dihadapan pengungsi, Danrem Teguh mengatakan, peristiwa gempa bumi yang mengakibatkan longsoran yang dialami ini adalah ujian dari Tuhan. “Namun kalian harus bersyukur kepada Tuhan, karena tidak ada korban jiwa. Karena itu, kita berharap kiranya Tuhan tidak lagi menguji kita dengan sesuatu yang melebih kekuata kita sebagai manusia,” pesan Danrem.

Menurut Teguh, kedatangannya di Lembata untuk melihat dan merasakan secara langsung kondisi dan keberadaan para pengungsi. Dalam kondisi seperti ini, Teguh memastikan bahwa pihak TNI,Pemerintah dan Polri akan bekerjasana menanggulangi bencana.

Foto: Danrem Teguh Muji Angkasa bersama ibu dan wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday di tempat penampungan pengungsi Ile Lewotolok

Kepada Danrem Teguh, Wakil Bupati Thomas Lagoday melaporkan, bahwa ada desa tertentu tidak bisa ditempati lagi karena berada diantara laut dan tebing maka sangat tidak nyaman.

Karena itu, pengungsi harus mengikuti proses yang sudah diatur oleh Pemda, yakni Relokasi, meski harus berkorban harta benda demi keamanan.

Terhadap laporan ini, Danrem menyatakan siap mendukung apa yang sudah direncanakan pemerintah Kabupaten Lembata terkait musibah dan kondisi lapangan yang ada ini. (*/rin)

Komentar ANDA?