Satu Balon Bupati Ngada Positif Covid 19

0
1418
NTTsatu.com — KUPANG — Salah satu bakal calon Bupati (Balon) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) terindikasi positif covid-19.

Hal itu diketahui, setelah bakal pasangan calon kepala daerah yang akan mengikuti perhelatan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) di 9 kabupaten di NTT menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Johanes Kupang, Selasa, 8 September 2020.

Adalah, Kristo Loko yang berpasangan dengan Eman Dopo pada Pilkada Ngada yang diusung PAN dan Hanura.

“Kami sudah laporkan hasilnya ke Dinas Kesehatan NTT. Silahkan tanyakan ke mereka,” kata Direktur RSUD Johanes Kupang, Johanes Mindo Sinaga kepada wartawan Selasa, 8 September 2020.

Dia mengatakan sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Johanes Kupang, para bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, wajib mengikuti test swab. “Sebelum proses lanjutan pemeriksaan kesehatan, kami swab dulu,” katanya.

Dia mengaku pemeriksaan kesehatan para calon kepala daerah dan wakilnya berlangsung selama tiga hari sejak Senin, 7 September hingga 11 September 2020.

Pada hari pertama, lanjut dia, ada empat bakal pasangan calon atau 8 orang yang menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Johanes Kupang, selanjutnya hari ini sebanyak 24 orang dan sisanya besok, sekitar 22 orang calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Ketua KPU NTT, Thomas Dohu menbenarkan satu balon kepala daerah positif covid 19. “Sudah ada konfirmasi dari KPU Ngada bahwa ada balon kepala daerah yang positif covid,” tegasnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan NTT, David Mandala membenarkan informasi tersebut. Namun laporan resmi dari RSUD Johanes Kupang baru bersifat lisan. “Kami anggap ini masih isu, karena belum ada laporan tertulisnya,” kata dia.

Pilkada serentak 9 kabupaten di NTT akan diikuti 27 pasangan calon. Khusus Ngada akan diikuti dengan lima paslon, yakni Wilfridus Muga dan Herman Hey (paket FIRMAN). Wifridus dan Herman mendaftar melalui jalur perorangan dengan dukungan 10.746 orang.

Paulus Soliwoa dan Gregorius Upi (paket PASGUD) diusung Partai Nasdem dan Partai Demokrat. Kristoforus Loko dan Emanuel Dopo (paket CREDO) diusung PAN dan Partai Hanura.

Helmut Waso dan Yohanis Tay Ruba (paket HEBAT) yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Perindo. Terakhir pasangan Andreas Paru dan Raymundus Bena (paket APRB) yang diusung Golkar dan PKB. (*/tim/bp)

Komentar ANDA?