Ibunda Jokowi Meninggal, Menteri Tetap Berada di Jakarta Tangani Corona

0
471

NTTsatu.com – JAKARTA – Ibunda Presiden RI, Joko Widodo meninggal dunia, Rabu, 25 Maret 2020 sekitar pukul 16.45. Ibu Sudjiatmi Notomihardjo pada usia yang ke 77 tahun.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju diminta untuk tetap berada di Jakarta dan tak bertandang ke Solo untuk melayat atas meninggalnya Ibunda Presiden Joko Widodo.

Permintaan ini, kata Fadjroel, disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

“Kami dimintakan oleh Mensesneg untuk tetap berada di Jakarta dan menjalankan tugas yang selama ini harus kami kerjakan,” kata Fadjroel saat memberikan keterangan kepada Kompas TV, Rabu (25/3/2020).

Fadjroel mengatakan, Pratikno telah meminta jajaran kabinet untuk tetap fokus mengemban tugas masing-masing, terutama dalam menanggulangi wabah Covid-19 yang disebabkan virus corona.

Para menteri termasuk jubir, diminta untuk mengirim doa dari Jakarta.

“Pak Mensesneg Pratikno mengatakan bahwa agar doa dari kami semua dari Kabinet Indonesia Maju disampaikan saja dari Jakarta,” ujar Fadjroel.

“Dan kami diminta agar tetap fokus ke tugas masing-masing terutama kami sekarang harus menghadapi masalah Covid-19 ini,” tuturnya.

Untuk diketahui, Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada pukul 16.45 WIB, Rabu (25/3/2020).

Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada usia 77 tahun. (*/bp)

Komentar ANDA?