Manuk Akui, Ada Kekurangan Soal UN di NTT

0
110

KUPANG. NTTsatu – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sinun Manuk Petrus mengatakan, berdasarkan hasil penyortiran yang dilakukan Dinas Pendidikan kabupaten/kota di seluruh NTT ditemukan kekurangan soal ujian nasional (UN) sehingga pemerintah setempat meminta percetakan segera menggenapi kekurangan soal itu.

“Hampir semua kabupaten ditemukan adanya kekurangan soal UN. Dan kita sudah minta percetakan di Surabaya untuk mencetak tambah. Tambahan itu dipastikan akan tiba di Kupang, Besok, Kamis (9/4/2015 ,” kata Piter Manuk yang dihubungi din Kupang, Rabu, 8 April 2015.
Kekurangan soal itu, menurut dia, ditemukan di Sumba Barat Daya, Sumba Timur dan Sumba Tengah. Di Flores ditemukan di Lembata serta Alor. “Hampir semua bidang studi mengalami kekurangan, dan ini terjadi hampir setiap tahun,” katanya.

Ditemukan kekurangan soal itu, kata Piter, karena pihaknya memberi kewenangan bagi Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk membuka dokumen soal UN. “Selain soal UN, ditemukan juga kekurangan amplop,” katanya.

Karena itu, dia mengaku pihaknya telah meminta penambahan soal UN untuk yang mengalami kekurangan agar segera dilengkapi, sehingga pelaksanaan UN tidak terganggu dengan kekurangan soal itu. “Kami sudah minta percetakan untuk dilengkapi soal itu,” katanya.

Sesuai janji pihak percetakan soal UN akan dilengkapi paling lambat, 9 April 2015 sudah tiba di Kupang. Karena itu, dia menjamin ujian nasional akan berlangsung aman dan lancar di NTT.

“Semua soal UN sudah diantar ke semua kabupaten/kota di NTT. Terakhir hari ini untuk daratan Timor menggunakan mobil box. Semuanya dilakukan selalu dalam pengawasan aparat Polda NTT,” jelasya.

Naskah UN untuk sekolah di pulau-pulau kecil diangkut mengunakan perahu motor dari ibu kota kabupaten seperti di Pulau Pantar, Kabupaten Alor, dan Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur. “Semua soal UN sudah didistribusikan terutama untuk daerah terpencil,” katanya. (bop)

Komentar ANDA?