Mintalah Maka Kamu Akan Diberi. Carilah Maka Kamu Akan Mendapat

0
281

Oleh: Rm Ambros Ladjar, Pr 

Hari Minggu Biasa XVII*, 24 Juli 2022.
Bacaan. Kejadian 18: 20-32 dan Kol 2: 12-14 dan Injil  Lk 11: 1-13.

Minta atau mengemis kadang membuat kita malu karena seakan-akan tak punya harga diri. Memang pada saatnya juga akan terjawab. Sodom dan Gomora adalah dua kota yang menjadi target bagi Tuhan untuk membinasakan. Karena Abraham berusaha untuk menengahi masalah dasarnya, maka Allah batalkan niat-Nya. Sangat nyata bahwa belas kasihan Tuhan akhirnya bukan membinasakan orang tapi menolong mereka.

Tuhan Allah di dalam Injil Lukas, ditampilkan Yesus sebagai seorang Bapa yang baik dan akrab. Bahkan DIA jadi lebih dari sahabat. Sebab yang namanya sahabat berarti orang kepercayaan. DIA menjadi andalan dalam suka dan duka. Olehnya peran sahabat itu tak dapat tergantikan oleh kekasih sekalipun. Jika pada level manusiawi ini saja ada relasi dan komunikasi yang tulus dan dalam, mengapa orang harus cemas akan kasih Allah? Kalau saja orang jahat tahu memberikan ybk kepada anaknya, apalagi Tuhan Allah Bapa di surga.

Tuhan Yesus mengajak kita agar dalam suka duka hidup, untung dan malang, tetap kita berpaling pada kasih Allah. Sebab IA selalu hadir dalam segala situasi untuk membantu kita. Dalam seluruh hidup-Nya, Yesus juga selalu berdoa dengan Iman. Tak pernah IA lupakan peran Bapa-Nya biarpun DIA, Anak yang dikasihi Bapa. Bilamana kita berdoa seperti contoh yang diberikan Yesus maka Bapa juga akan peduli kepada kita. DIA akan memberikan kepada kita, apa pun kebutuhan hidup kita.

Yesus adalah guru sahabat kita dalam mencurahkan isi hati. Memang namanya sahabat berarti DIA menjadi orang kepercayaan. DIA menjadi andalan dalam suka dan duka. Tidak cuma dalam situasi suka, atau yang menyenangkan. Hal ini yang berbeda dengan teman. Karena teman itu dalam keadaan sulit atau duka dapat saja menjadi musuh yang menghancurkan sendi kehidupan.

Di saat hidup, tak jarang kita alami jatuh bangun maka Yesus berikan kita model Doa yang baku. Doa menjadi cara kita berkomunikasi dengan Tuhan. Memang banyak yang putus asa lalu mengabaikan doa dan menjadi sangat pessimis dalam hidup. Hidup jadi galau dan tak terarah. Yesus merespons permintaan para murid dengan mengajarkan Doa Bapa Kami. Ada unsur mendasar yang banyak kali dilupakan orang.

1. Doa Bapa Kami mengandung pujian kepada Allah Bapa. Betapa besar kesadaran kita manusia akan kuasa Tuhan atas hidup. Banyak kali kita hanya pahami sebagai ungkapan penuh keluh kesah melulu.

2. Bapa Kami adalah Doa Pujian yang berisikan permohonan: Berikanlah kami makanan yang secukupnya. Tuhan mau agar kita minta apa yang menjadi kebutuhan bukan keinginan.

3. Doa Bapa Kami merupakan ungkapan pertobatan batin. Di dalamnya kita mengakui pelanggaran, salah dan dosa langsung kepada Allah. Berarti menuntut kejujuran sikap dan ketebukaan diri kepada Allah maka IA akan mengalirkan kasih dan pengampunan.

4. Dalam Doa Bapa Kami seakan-akan kita sedang bicara dengan sahabat yang baik. Ada kedekatan, rasa akrab dan tanpa canggung. Yesus mengajarkan agar kita berlaku demikian juga kepada Bapa-Nya di surga.

5. Perlu kita juga berlaku seperti seorang anak yang minta sesuatu kepada bapanya. Bila ada relasi Bapa-Anak berarti ada ikatan emosional yang tinggi. Bapa siapa pun yang baik akan iba hati dan memberikan yang terbaik kepada anaknya. Begitupun Tuhan Allah. DIA akan berikan kepada anak-anak-Nya yang minta dengan segenap hati Bukan ketakutan atau musibah.

Jikalau kita manusia yang jahat sajapun tahu saling memperhatkan apalagi Tuhan Bapa Mahabaik di surga. Sebab itu setiap orang yang meminta maka pasti akan diberi. Apa yang dicari akan mendapat. Pintu rumah yang terus diketok berulang kali maka akan dibukakan bagimu. Bapa Mahabaik akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang minta kepada-Nya.

Salam sehat di Hari Minggu buat semuanya. *Tetap taat menjalankan Prokes. Jika ADA, Bersyukurlah. Jika TAK ADA, BerDOAlah. Jikalau Belum ada, BerUSAHAlah. Jika masih Kurang Ber- SABARlah. Jika Lebih, BerBAGILAH. Jika Cukup, berSUKACITAlah*. Tuhan memberkati segala aktivitas hidup keluarga anda dengan kesehatan, keberuntungan, sukses dan sukacita yang melingkupi hidupmu… Amin🙏🙏🙏🌹✝️🌹🎁🛍️🍇🍇🌽🎉🔥🔥🤝🤝🇮🇩🇮🇩

Pastor Paroki Katedral Kupang

Komentar ANDA?