PLTU Bolok Terbakar, Pasokan Listrik Terganggu

0
155

KUPANG. NTTsatu.com – Pasokan Listrik di Kota Kupang mengalami gangguan nsejak Jumat, 14 Agustus 2014 menyusul kebakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok.

Untuk sementara, kebakaran diduga berasal dari api batu bara yang sedang menyala sehingga merusak konveyor atau aliran batu bara ke pembangkit listrik. Dalam kasus kebakaran itu, tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Petugas PLN yang bertugas berupaya memadamkan api dan melokalisir sehingga tidak membakar seluruh area PLTU yang memasok listrik untuk wilayah Kota dan Kabupaten Kupang itu. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.00 Wita, setelah sejumlah pemadam kebakaran di kerahkan ke lokasi kebakaran.

General Manager (GM) PLN Wilayah NTT Ricard Safkaur, kepada wartawan mengatakan kebakaran PLTU Bolok itu, untuk sementara diduga kuat api berasal dari api batu bara yang sedang menyala sehingga merusak konveyor atau aliran batu bara ke pembangkit tenag listrik.

“Kebakaran di picu dari pembakaran batu bara yang memercik api hingga membakar konveyor,” kata Ricard.

Menurut Ricard, terbakarnya konveyor ini mengakibat dua mesin PLTU akan dimatikan sambil menunggu perbaikan, sehingga pasokan listrik untuk Kota Kupang akan mengalami gangguan.

Pada siang hari, pihaknya akan mengurangi beban sebesar 1,5 mega waat (mw), dari beban puncak 40 mw. Sedangkan pada malam hari, lanjutnya, pemadaman sebesar 10-12 mega waat dengan durasi waktu antara 3-4 jam. Karena itu dia meminta pengertian masyarakat dengan musibah yang terjadi ini. (dem/bp)

=====

Foto: GM PT PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur

Komentar ANDA?