STM Nenuk Bekali Siswa-Siswi Sebelum Turun Prakerin

0
813

NTTSATU.COM — ATAMBUA — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Katolik Santo Yosef Nenuk memberikan pembekalan praktek kerja industri (prakerin) kepada 81 orang siswa-siswi kelas XII dari 5 jurusan.

Pembekalan prakerin yang berlangsung selama dua hari dari Jumat (30/09/22) hingga Sabtu (01/10/22) dibuka secara resmi oleh Kepsek SMK Katolik St.Yosef Nenuk, Pater Petrus Dile Bataona, SVD di aula SMK Katolik St.Yosef Nenuk, pukul 08.00 wita pagi, yang dihadiri oleh para ketua program (Kapro) dan para guru dari 5 jurusan.

Dalam arahannya, Pater Kepsek SMK Katolik St.Yosef Nenuk mengatakan Prakerin yang dilaksanakan kali ini berbeda dengan praktek kerja industri sebelumnya karena jenjang prakerinnya lebih lama yakni maksimal 6 bulan.

“4 bulan digunakan untuk fokus praktek di Dudi dan sisanya 2 bulan digunakan untuk penyusunan dan ujian laporan,” jelas Anggota Dewan Provinsial SVD Timor ini.

Dijelaskan, prakerin kali ini memang beda, karena prakerin yang dilaksanakan adalah ujian langsung bagi siswa-siswi.

Dirinya menegaskan agar siswa-siswi menjaga kharakter, pengetahuan dan keterampilan selama prakerin.

“Tuga aspek ini tolong diperhatikan. Jangan hanya nila setitik rusak susu Sebelanga 3 tahun kalian menempuh pendidikan di STM Nenuk,” pesan Pater Piet.

“Selain itu diharapkan kepada 81 orang siswa-siswi agar selama prakerin selalu menjaga nama baik sekolah,” tambah dia mengakhiri sambutannya.

Sementara itu Ketua Program (Kapro) Teknik Manajemen Perawatan Otomotif (TMPO) sekaligus Ketua Panitia Prakerin, Gregorius M.Y Laga, ST mengatakan pembekalan praktek kerja industri kepada siswa-siswi memang harus ada.

Tujuannya agar para siswa betul memahami akan apa yang akan dibuat, dilaksanakan serta peraturan yang harus ditaati di Dudi.

“Pembekalan ini perlu agar siswa-siswi mengetahui tujuan prakerin selain itu juga mengenal, memahami dan berpraktek langsung dilapangan,” jelas Kim Laga

“Kita tahu bahwa aturan sekolah dan Dudi itu beda karena itu siswa-siswi perlu diisi dengan bekal yang cukup,” tambah Kim.

Setelah pembukaan acara pembekalan dilanjutkan disetiap jurusan masing-masing.

Untuk diketahui adapun agenda kegian prakerin itu diantaranya, pembukaan prakerin, penjelasan umum tentang prakerin, motivasi kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, pengisian jurnal, absensi, dan kerangka penilaian, tata cara penulisan laporan, etika dan tata tertib di Dudi, penutup dan pelepasan oleh Pater Kepsek SMK Katolik St.Yosef Nenuk. (Agus Kefi)

Komentar ANDA?