Terima Siswa Baru Pendidikan Vokasi 4 Tahun, STM Nenuk Gelar Tes Masuk Secara Offline dan Online

0
704

NTTsatu.com — NENUK —  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Katolik St.Yosef Nenuk, hari ini Senin (21/06/21) menggelar seleksi penerimaan siswa baru gelombang pertama pendidikan vokasi 4 tahun untuk tahun ajaran 2021/2022 sesuai protokol kesehatan.

Seleksi tes masuk ini dimulai pada pukul 08.30 hingga pukul 12.00 wita dengan jumlah peserta siswa baru sebanyak 110 orang.

Demikian hal ini disampaikan Pater Kepsek SMK Katolik St.Yosef Nenuk, Petrus Dile Bataona, SVD kepada media ini.

Menurutnya seleksi penerimaan peserta didik baru direncanakan dua gelombang.

“Gelombang pertama hari ini, sementara gelombang kedua akan dilaksanakan dua minggu mendatang. Hal ini kita lalukan mengingat calon-calon yang dari jauh, luar pulau atau luar negeri,” ungkap Pater Piet menjelaskan.

Dikatakan, hari ini kita melakukan tes masuk untuk pendidikan vokasi 4 tahun dan nampaknya animo masyarakat sangat antusias dengan pendidikan vokasi 4 tahun ini sehingga diluar dugaan begitu banyak calon siswa baru yang berminat masuk kesini.

“Kalau dibanding dengan sekolah formal 3 tahun kemarin jumlahnya tidak membludak seperti ini,” ungkap Pastor SVD asal Lamalera Lembata ini.

“Gelombang pertama saja sudah 110 orang dan masih ada gelombang kedua karena masih terlalu banyak maka kita pilah dua gelombang karena kita harus mengikuti protokol covid sehingga kita buat dua tahap tes dengan menggunakan 7 ruangan.

Untuk seleksi kedua lanjutnya, akan dususul dua minggu mendatang. Kalau minggu depan pengumuman gelombang pertama untuk mereka yang lulus dan masuk, sesudah itu akan kita laksanakan tes masuk tahap dua.

Dirinya mengingatkan yang diharapkan dari Kongregasi Serikat Sabda Allah (SVD) Provinsi Timor dan Pemilik Sekolah Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus Janssen (Aryos) Nenuk, sangat mengharapkan agar betul-betul kembali kepada semangat awal berdirinya lembaga pendidikan dengan lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas.

“Karena jumlah banyak, maka kita buat seleksi yang benar-benar ketat untuk menerima calon siswa baru yang benar-benar handal dan berkualitas,” ujarnya.

Jadi kita akan mengikuti semua prosedur dan ketentuan dengan garis bawah kualitas atau mutu yang mau didongkrak naik untuk pendidikan selanjutnya.

Dikatakan untuk tes masuk ini materi yang diuji seperti tes akademik, IQ dan wawancara. Untuk akademik, lanjut dia, yang diuji adalah mata pelajaran umum seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, Moral dan Wawasan Kebangsaan.

Sementara itu Ketua Panitia Penerimaan Siswa Baru, Stefanus Sintidu, ST mengakui dan merasa bangga dengan seleksi penerimaan siswa baru pendidikan vokasi 4 tahun.

“Sebelumnya saya mengapresiasi Tim Panitia yang baru-baru ini menjalankan tugas sosialisasi ke sekolah-sekolah dan ternyata animo masyarakat terhadap pendidikan vokasi 4 tahun di STM Nenuk cukup menggembirakan,” ungkap Stef dengan begitu yakinnya.

Hal ini bisa dibuktikan atau indikasinya bahwa jumlah siswa baru yang melamar pada sekolah ini cukup banyak.

“Bagi saya cukup banyak, karena kita anggap sekolah baru dan jumlah yang melamar itu 110 orang siswa baru yang daftar dan ikut tes,” sebut Stef begitu rincinya.

Dikatakan, adapun hal-hal yang bersifat teknis mungkin saja banyak yang informasinya terlambat. Ada yang khawatir tentang pendaftaran siswa baru apakah sudah buka atau belum yang menyebabkan jumlah siswa sedikit kurang banyak dalam arti bahwa mereka masih ragu-ragu.

“Tapi saya senang karena saya anggap ini sekolah baru dengan program baru dan 110 orang siswa baru yang mengikuti ujian hari ini saya mengaku bangga terhadap lembaga ini karena bisa menamatkan siswa/i di kemudian hari yang berkompeten sehingga mampu bersaing di dunia kerja dan dunia luar,” tandas Wakasek Kesiswaan STM Nenuk ini.

Hari ini kita melakukan ujian. Ada beberapa materi yang diuji pada anak-anak diantaranya yang pertama itu tes potensi akademik. Tes ini untuk menguji kemampuan daya pikir, nalar dan analisis lalu materi-materi seperti sekolah lain seperti Bahasa Inggris, IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Moral dan wawasan Kebangsaan dan akan diakhiri dengan tes wawancara.

Tes wawancara ini untuk menggali semua yang berhubungan dengan siswa, lingkungan sekitar dan juga keluarganya.

Jadi kesimpulannya bahwa kepanitian kali ini, sebagai pribadi dan teman panitia semuanya merasa bersyukur dan juga bangga karena ternyata pelamar yang tidak kita duga-duga ternyata melebihi target.

Ini suatu ungkapan ekpresi sebagai ketua pada tahun ini karena dipercayakan dari Lembaga Sekolah, Yayasan untuk menakhodai ketua panitia.

“Jadi sekali lagi terimasih semuanya,” ungkap Gitaris STM Nenuk ini.

Untuk peserta didik baru, lanjut Stef kalau kita melihat sebarannya brosur kita hanya berada di wilayah Timor, Flores, Alor bahkan Timor Leste dan itu beragam pesertanya.

Kesemuanya yang saya sebutkan tadi siswa/i ada bahkan kita menerapkan sistem secara online bagi mereka yang jauh.

“Untuk calon siswa yang berada di Bali dan Alor hari ini mereka mengikuti ujian secara online dan saya rasa hal ini merupakan suatu kebanggaan,” ungkap Sintidu dan melanjutkan “Saya rasa bangga dan saya pikir kita siap fight untuk 4 tahun.”

Pantauan, nampak calon siswa/i baru sedang mengikuti ujian dengan begitu antusiasnya. ( AK)

Komentar ANDA?