Tiga Orang Terduga ISIS Akan Diterbangkan ke Jakarta

0
212

KUPANG. NTTsatu.com – Tiga orang warga Nusa Tenggara Timur (NTT) terduga masuk dalam jaringan ISIS akan diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di markas Besar (Mabes) Polri. Mereka diterbangkan, Rabu, 05 Agustus 2015.

Sebelum diterbangkan ke Jakarta, mereka terlebih dahulu diperiksa tujuh (7) anggota Densus 88 Mabes Polri yang tiba di Kupang, Selasa, (4/8) untuk menyelidiki tiga orang terduga ISIS yang ditangkap di Kabupaten Alor, beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda NTT, AKBP Ronaldzi Agus kepada wartawan di Kupang, Rabu, 05 Agustus 2015 mengakui 7 orang anggota Densus 88 dari Mabes Polri sudah tiba di Kota Kupang guna melakukan penyilidikan atas tiga orang terduga Isis yang diamankan di Kabupaten Alor tersebut.

“Tim Densus 88 sudah tiba di Kupang dan mulai menyelidiki keterlibatan tiga orang terduga ISIS itu,” Agus.

Agus mengatakan walaupun sudah tiba di Kupang, namun tim Densus 88 belum melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang terduga ISIS tersebut.

Namun, lanjut Agus, tim Densus 88 Mabes Polri hanya melakukan pemeriksaa seperti barang-barang tiga orang yang terduga Isis yang disita oleh polisi terkait keterlibatan mereka dengan ISIS.

Penyelidikan yang dilakukan Tim Densus 88, sambungnya, dilakukan secara tertutup, sehingga hasilnya juga belum diketahui oleh Polda NTT.

Untuk diketahui, Polda NTT, Senin, 3 Agustus 2015 lalu mengamankan tiga warga di Kabupaten Alor, karena diduga terlibat organisasi bersenjata Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Tiga warga ini ditangkap aparat Kepolisian Resor Kabupaten Alor pada 31 Juli 2015. Ketiganya menyamar sebagai tabib obat herbal sambil berdakwa tentang ajaran ISIS kepada masyarakat setempat.

Tiga warga terduga anggota ISIS ini adalah ZK (Zakarias Kiri) dan HI asal Kabupaten Alor serta SU (Syamsudin Uba) asal Bekasi. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, seperti atribut ISIS yang tersimpan dalam laptop serta bendera dan lukisan ISIS yang tersimpan di rumah Zakarias Kiri. (dem/bp)

=====

Foto: Kabid Humas Polda NTT, AKBP Ronaldzi Agus

Komentar ANDA?