Warga Flotim Gelar Aksi Seribu Lilin Untuk Tiga Warga Yang Disandra

0
158
Foto: Ilustrasi Aksi seribu lilin

LARANTUKA. NTTsatu.com – Kamis, 14 Juli 2016 malam, ratusan warga Flores Timur menggelar aksi seribu lilin di Taman Kota Larantuka sebagai bentuk dukungan mereka untuk ketiga warga Flotim yang disandra di Malaysia.

Aksi solidaritas itu dilakukan untuk menuntut pemerintah agar segera mengambil langkah strategis untuk membebaskan ketiga warga Flotim itu dari tangan kelompok Muktadil Brother.

Ketiga warga Flotim yang disandra itu adalah Theodrus Kopong, Emanuel Arakian Maran dan Laurensius Koten. Mereka diculik kelompok Muktadil Brother di perairan Pelda Sahabat, Tungku, Lahad Datu, Malaysia.

Asi itu dilakukan secara sukarela penuh kesadaran dengan mengumpulkan lilin hingga mencapai seribu batang lilin yang dipasang di Taman Kota Larantuka.

Nona Haryati seorang warga Kota Larantuka saat aksi itu mengatakan, aksi ini dilakukan untuk mendesak pemerintah agar segera melakukan erbagai upaya untuk memeeaskan sesama mereka warga Flotim tersebut.

“Harapan kami, semoga saudara kami,  ketiga saudara kami itu bisa diselamatkan dan bisa dipulangkan kembali ke Flores Timur. Seribu lilin ini sebagai bentuk dukungan kami selain kepada pemerintah juga kepada ketiga saudara kami bersama keluarganya,” katanya.

Kanisius Soge, Ketua GERTA Flotim juga menyampaikan harapannya yang sama dengan Haryati dan ratusan warga Flotim yang ikut menggelar aksi seroibu lilin tersebut.

“Dengan seribu lilin ini, kami mengajak pemerintah pusat dalam hal ini bapak  Presiden Jokowi untuk secepatnya mengambil langkah strategis guna membebaskan mereka dalam keadaan selamat, dan bisa dikembalikan kepada keluarganya,” katanya.

Pesan dari seribu lilin ini adalah, kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan, yang sekarang sedang cemas-cemas harap di kampung. Juga menjadi kekuatan bagi ketiga saudara yang disandra itu agar tidak terjebak pada keputusan yang bisa membinasakan dirinya sendiri. (ven/bp)

Komentar ANDA?