YTMI Gelar Dialog Terbuka “Ayo Bangun NTT” di Flotim

0
173
Foto: Peserta Dialog Membangun NTT di Aula Gedung OMK Keuskupan Larantuka, Sabtu, 22 April 2017

NTTsatu.com – LARANTUKA – Yayasan Tunas Muda Indonesia (YTMI), Sabtu, 22 April 2017 menggelar dialog bersama para pemerhati pembangunan baik berasal dari kalangan birokrat, petani, nelayan, guru, orang-orang muda lintas agama, LSM, untuk mengurai arah kebijakan pembangunan yang pada hakekatnya berorientasi dari, oleh dan untuk rakyat yang harus dimengerti secara benar dan dikelola dan sesuai tujuan yang diharapkan.

Ketua Yayasan Tunas Muda Indonesia, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutannya mengatakan, dialog terbuka dengan tema “ayo bangun NTT” ini diselenggarakan di semua kabupaten se-NTT.

Melki menjelaskan, kenapa YTMI mengambil tema “ayo bangun NTT”   dan diselenggarakan di semua kabupaten/kota, karena erbicara membangun NTT itu bukan saja tanggung jawab pemerintah provinsi, kabupaten/kota atau gubernur dan bupati tetapi berbicara membangun NTT adalah melibatkan semua pihak dari berbagai kalangan dan masyarakat di daerah NTT.

“Bupati dan Gubernur itu manusia biasa pasti punya keterbatasaan, Kekuasaan itu milik kita semua bukan milik bupati atau gubernur sesuai dengan bakat yang di berikan Tuhan. Hitam putihnya NTT ada di kita semua bukan di bupati atau gubernur. Tutur Politisi Golkar itu,” tandasnya.

Lebih lanjut dia menyatakan, “Sehingga dalam kegiatan dialog dengan tema “ayo bangun NTT” ini kita mengurai permasalahan yang ada di Flores Timur dan NTT secara umum, Bagaimana mimpi kita untuk membangun NTT,” tutur Melki.

Ketua panitia “ayo bangun NTT” Flores Timur  Krisantus Minggu Kwen, mengatakan dialog terbuka yang berlangsung di gedung OMK keuskupan Larantuka dihadiri sekitar ratusan orang dari berbagai kalangan dan profesi.

Dalam dialog itu dihadirkan pemateri selain Melkiades Laka Lena, ada ibu Maria Loreta dan Romo Benyamin Daud.

Santus menambahkan, setelah dialog terbuka, Yayasan Tunas Muda Indonesia menyelenggarakan kegiatan lomba paduan suara dan lomba debat se-wilayah kabupaten Flores Timur sebagai ajang mencari bakat atau potensi untuk kepentingan pembangunan Flores Timur dan NTT. (*/bp)

Komentar ANDA?