BUPATI LEMBATA LANTIK PENJABAT KADES DAN BPD ATADEI

0
425

NTTsatu.com – LEMBATA –  Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur diagendakan melantik Penjabat Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Atadei pada Rabu, 11 Maret 2020. Para Penjabat Kepala Desa dan Ketua BPD yang dilantik yakni Penjabat Kepala Desa Atakore, Lerek,Tubukrajan,Lebaata,Ile Kerbau dan Desa Dulir.

Selain kepala desa, empat Ketua BPD juga ikut dilantik yakni Ketua BPD Desa Tubukrajan, Lebaata, Ile Kerbau dan Katakeja.

Kehadiran orang nomor 1 di Kabupaten Lembata di Kecamatan itu disambut gembira dan antusias warga Atadei dengan rangkaian acara penerimaan dalam tradisi masyarakat setempat yang dimulai dengan sapaan adat selamat datang, pengalungan salendang, pemotongan rotan penghalang untuk membuka jalan oleh Bupati Lembata, suguhan Tuak dan Tembakau tradisional yang didaulatkan kepada bapak Bupati Lembata dan anggota DPRD Dapil Atadei yang duduk bersilah di atas tanah beralaskan daun pisang, sambil menyantap ayam bakar tanpa bumbu.

Usai acara ritual penerimaan, Bupati dan rombongan berarak menuju ruang pelantikan. Dengan mengenakan pakaian kebesaran sebagai pejabat Desa, para penjabat yang dilantik berjejer rapih dan melaksanakan acara pelantikan dengan tenang dan hikmat. Dalam rangkaian acara itu sejumlah pejabat angkat bicara.

Anggota DPRD Lembata Dalapil IV Piter Bala Wukak,SH menyampaikan ucapan proviciat kepada para Pejabat Kepala desa dan anggota BPD sembari mengutarakan harapannya, semoga dengan Garuda yang digantung di dada dan kepercayaaan yang diberikan oleh masyarakat akan menjadi motivasi  agar bekerja lebih baik, cerdas, profesional dalam melayani masyarakat, ujarnya.

Ia melanjutkan, tunjukan bahwa kalian adalah orang –orang kepercayaan Bupati Lembata sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah untuk melayani masyarakat di desa. Piter juga mengingatkan, begitu banyak ancaman dalam masyarakat terutama cara berpikir primodial dan kesukuan menjadi ancaman serius dalam menegakkan demokrasi,ungkapnya.

Ia berpendapat, Bupati Lembata adalah seorang pemimpin daerah berjiwa nasional dengan spirit Satu Lembata,Satu NTT ,Satu Indonesia dan Aku Lembata, perlu dilihat sebagai inspirasi untuk menjadikan Lembata satu kesatuan yang utuh dan tidak dipisahkan, harapnya.

Bupati Lembata Eliazer Yantji Sunur,ST.MT, dalam arahannya menyampaikan proviciat kepada ke 6 pejabat kepala desa dan Perwakilan BPD sembari menegaskan untuk mepping terhadap persoalan persoalan yang ada di desa sambil dan tidak bertindak menghakimi kepala desa karena berkuasa. Jangan salahkan dulu kepala desa karena sekarang kalian berkuasah atau berwenang, tapi ambil dulu bukunya, panggil toko masyarakat kemudian tanya dan berdikuskusi lah dengan mereka.

Catat, identifikasi setiap masalahnya dan diselesaikan secara baik dan bijaksana sesuai regualasi yang berlaku, tegasnya. Ia melanjutkan untuk menghindari pengaruh pihak ketiga dalam mengambil sebuah keputusan untuk kepentingan masyarakat.

Foto: Bupati Lembata, Eliazer Yentje Sunur saat melantik pejabat kepala desa dan BPD se- kecamatan Atadei

Ia menegaskan 3 hal yang harus diperhatikan pejabat kepala desa yakni:

1. Identifikasi potensi dan masalah dalam peningkatan pelayanan dasar di masyrakat, yakni kesehatan, pendidikan, dan megatasi masalah kemiskinan secara tepat. Kalau banyak orang miskin tapi kalian bangun jalan, maka persoalan kemiskinan terus bertambah,katanya.

2. Infrastruktur di desa yang berfocus pada listrik ,Air bersih, pertanian, perternakan dengan prospek pengembangan berorientasi pariwisata tandas Sunur.

3. Bagaimana semua potensi di dorong untuk berdaya guna, sehingga harus fokus sesuai arahan Presiden yakni pemberdayaan ekonomi berbasis pariwisata sehingga masyarakat terlibat aktif dalam pemberdayaan.

Ia juga menghimbau agar membangun pemberdayaan dengan mengoptimalkan peran BUMDES dan berbagai inovasi pengembangannya. Bumdes itukan mencari untung bukan pekerjaan sosial.

“Saya harapkan untuk pekerjakan masyarakat di desa secara maksimal dan sertakan mereka dengan modal untuk berusaha,” katanya.

Ia mencontohkan, beli sampan untuk para nelayan dan ikannya dijual ke masyarakat desa di sekitar sehingga tidak menunggu ikan dari Lewoleba yang sangat jauh.

Mengakhiri sambutannya ia mengajak masyarakat desa Watu Wawer untuk melestarikan dan mengembangkan budaya dengan nilai karakter kuat yaitu tradisi Ahar yang unik, Dapur Alam yang sangat spesial dan atraksi Hadok yang memukau setiap orang yang menyaksikan. Untuk semua itu perlu innovasi dan terobosan dari Kepala Desa dalam pengembangannya,katanya. (Kominfo vq)

Sejumlah Penjabat dan ketua BPD yang dilantik yakni diagendakan merupakan sejarah penting bagi Kecamatan Atadei dimana Rombongan Bupati Lembata dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata melakukan kunjungan kerja sekaligus pelantikan 6 (enan) Acara diawali selanjutnya Bupati Lembata dan Ibu Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata diarak warga dengan tarian menuju Aulah Utama Kantor Camat Atadei yang sdh sejakpagi di tunggu waraga.

Plh.Camat Atadei Charles Odel dalam sambutan memberikan gambaran umum tentang keadaan pemerintahan dan masyarakat kecamatan Atadei berjalan kondusif meskipun masih ada kekurangan didalam menajenen khusunya pengelolaan keuangan Dana Desa dengan jumlah penduduk 8 .022 jiwa dengan jumlah laki –laki : 3,821 jiwa dan Perempuan :4.020 jiwa dan terdiri dari 15 desa.

Kami berterimakasih karena listrik sudah masuk di kecamatan Atadei meski meski belum sampai menjakau desa desa namun kami yakin semua berporses dan pada saatnya nanti masyrakat Atadei akan menikmati Penerangan Listrik yang memadai. Demikian juga tanaga pendidik dan medis semuanya pasti akan dibantu oleh pemerintah dalam masah Kepemimpinan Bapak Bupati Eliazer Yantje sunur sesuai dengan regulasi dan analisa Kebutuhan. Kami juga akan mengevaluasi perogram kerja sesuai kelender Kerja yang telah disepakati oleh semua desa dan akan di Evaluasi setiap bulan dikantor kecamatan Atadei ,” tegas Plh Camat Atadei charles Odel. (kominfo lembata)

Komentar ANDA?