ROTE NDAO. NTTsatu.com – Marthinus Anabokai, lelaki paruh baya, asal Dusun Kako Desa Kuli Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, pada Jumat, (01/07), baru ditemukan tewas oleh warga Desa Kuli setelah dilakukan pencaharian selama tiga hari di Belasumbi Dusun Lemurik Desa Kuli dan baru ditemukan sekitar pukul 10.15 wita.
Demikian dijelaskan Kobis Tine, salah seorang warga Desa Kuli yang juga ikut mencari dan menemukan korban. Menurutnya, dia bersama beberapa warga lainya secara bersama sama membantu mencari Korban. Ketika tiba di hutan mereka mencium bau yang menyengat, dan setelah terus ditelusuri ternyata oknum yang di cari sudah menjadi mayat bahkan korban dalam posisi tidak mengenakan sehelai pakaian pun dan terdapat beberapa luka di tubuh juga kepala.
Dilanjutkan Kobis sebelumnya korban yang dalam kesehariannya itu berprofesi sebagai penggembala hewan tidak selalu berada di rumah. Dia sering bersama hewan-hewan peliharaannya ke mana saja mencari pakan ternak. Ia baru pulang ke rumah menjelang sore atau malam hari.
Namun pada Rabu, (29/06), korban tidak juga pulang ke rumah seperti biasanya. Dia sudah tidak pulang rumah selama tiga hari. Hal ini akhirnya, membuat keluarga korban sepakat melakukan penelusuran dan pencarian terhadap korban pada Jumat, 01 Juli 2016 dan akhirnya menemukan korban sudah tidak bernyawa lag.
Penemuan korban itu kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian seempat. Polisi bersama warga kemudian membawa mayat tersebut ke RSUD Baa guna keperluan otopsi.
Pantaun wartawan, kini jasad korban sudah di bawa ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Daerah Kabupaten Rote Ndao dengan pengawalan aparat Polres Rote Ndao didampingi oleh sanak saudara korban.
Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Benidiktus Min yang dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya mengarahkan agar wartawan sebaiknya melakukan wawancara dengan Kapolsek Lobalain karena TKP masih dalam wilayah Polsek setempat. Selain itu, karena pihaknya dari pagi dalam urusan persiapan Dirgahayu Kepolisian Indonesia maka dirinya telah memerintahkan Kapolsek bersama jajarannya untuk menangani kasus tersebut.
Kapolsek Lobalain, Kris Sinlaeloe yang hendak diwawancarai wartawan, Jumat, (01/07), pukul 07. 15 namun yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat. (eno/bp)