Satu Unit PLTU 2 NTT Kembali Beroperasi

0
166

KUPANG. NTTsatu.com – Kebutuhan listrik di Kota Kupang dan sekitarnya mendapat tambahan daya sebesar 12-13 mega watt (MW) setelah satu unit mesin PLTU 2 NTT Bolok beroperasi kembali sejak Rabu, 26 Agustus 2015 dini hari.

Dengan begitu daya yang tersedia sudah mencukupi dan tidak ada lagi pemadaman terencana karena defisit daya. Ini sesuai dengan tekad General Manager PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur dalam tatap muka dengan DPRD NTT yang juga dihadiri media massa di kantor PLTU Bolok, Selasa, 18 Agustus lalu.

PLTU 2 NTT Di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, berhenti beroperasi sejak 13 Agustus 2015. Penghentian operasi PLTU sehubungan dengan conveyor batubara terbakar sehingga batubara tidak dapat disuplai ke bolier. Kejadian ini menyebabkan Sistem Kupang kehilangan pasokan daya sebesar 25 MW, sehingga PLN Rayon Kupang melakukan pemadaman bergilir.

PLN Sektor NTT bekerja keras bersama PLN PJBS melakukan perbaikan conveyor yang terkena musibah. Saat kunjungan Ketua DPRD NTT, dan rombongan ke PLTU Bolok, General Manager PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur, menjanjikan pekerjaan perbaikan diusahakan selesai dan minimal satu unit sudah bisa beroperasi pada tanggal 26 Agustus 2015.

Dalam acara jumpa wartawan radio di ruang kerjanya, Rabu (26/8), Richard Safkaur menyampaikan bahwa sesuai dengan janjinya, mesin Unit 2 PLTU Bolok sudah bisa beroperasi kembali pada Rabu, 26 Agustus 2015 pukul 00.40 Wita. Sehingga listrik di Kota Kupang sudah kembali normal, daya yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga beban puncak.

“Baru satu conveyor yang selesai diperbaiki yang bisa memasok batu bara ke ruang bakar, sehingga untuk tahap awal baru mesin unit 2 yang dioperasikan. Pekerjaan perbaikan terus dilanjutkan untuk conveyor lainnya karena pesanan material dari Surabaya sudah tiba,” tambah Safkaur.

Safkaur menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada masyarakat Kupang Kota dan sebagian warga Kabupaten Kupang di Oesao, Kupang Timur, Kupang Barat dan Amarasi, yang bisa memahami dan telah memberi kesempatan kepada PLN untuk bekerja.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pelanggan yang telah mengoperasikan genzetnya dan captive power sehingga telah membantu mengurangi luasan daerah yang padam dan lamanya waktu padam. (hms pln ntt)

Komentar ANDA?