Syukuri HUT, Kapolres Sikka Ajak Polwan Refleksi

0
510
Foto: Kapolres Sikka dan Ibu I Made Kusuma sedang memotong tumpeng dalam rangka mensyukuri HUT ke-69 Polwan Indonesia, yang digelar di Wailiti Beach, Selasa (5/9)

NTTsatu.com – MAUMERE – Polisi Wanita (Polwan) dalam lingkup Polres Sikka, Selasa (5/9) mensyukuri HUT Polwan Indonesia ke-69. Kegiatan syukuran secara internal itu terpusat di Wailiti Beach. Pada momen itu, Kapolres Sikka I Made Kusuma mengajak Polwan Sikka untuk merefleksi pengabdian mereka bagi negara, daerah, dan masyarakat.

Made Kusuma mengutip tema nasional dalam syukuran itu yakni Polwan Profesional, Moderen, dan Terpercaya demi Keutuhan NKRI. Buat orang nomor satu di jajaran Polres Sikka itu, tema tersebut tidak sekedar menjadi penghias, tetapi justeru harus dijadikan bahan refleksi bagi Polwan di Sikka.

“Bagaimana adik-adik Polwan harus membuat NKRI ini utuh? Yah, harus refleksi. Evaluasi hal yang sudah dilakukan, dan bikin proyeksi ke depan. Sebelum NKRI utuh, yah Polwan sendiri juga harus utuh. Utuhkan diri dengan rekan Polwan yang lain, juga utuhkan diri dengan Bhayangkari,” terang Made Kusuma di depan puluhan Polwan Sikka.

Made Kusuma memberikan aparesiasi atas kelompok paduan suara Polwan Sikka. Kelompok paduan sauara dengan nama Gita Kusuma Bhayangkara ini sering mengisi ruang ibadah baik secara Kristen Katolik maupun Kristen Protestan. Made Kusuma mengingatkan agar kelompok paduan suara ini terus aktif.

Dari sisi kedinasan, Made Kusuma mengatakan sekarang ini polisi wanita sudah dianggap sama dengan polisi laki-laki. Dia memberi contoh berbagai jabatan penting dalam kepolisian yang mana dijabat oleh perempuan. Peluang yang semakin terbuka seperti ini, urai Made Kusuma, mesti dimanfaatkan secara baik oleh Polwan Sikka. Dia mendorong Polwan Sikka agar benar-benar meningkatkan kualitas.

Acara syukuran HUT Polwan berlangsung sederhana. Di hadapan para petinggi Polres Sikka, Polwan Sikka mengeksplore pelbagai potensi di luar kedinasan yang mereka miliki. Ada kelompok menari, vokal grup, termasuk ada juga yang bisa merias dengan cara menutup mata.

Puncak dari syukuran adalah pemotongan tumpeng. Made Kusuma didaulat memotong tumpang Polwan Sikka. Istri Kapolres Sikka membantu pemotongan tumpang, lalu menyerahkan kepada salah seorang Polwan Sikka.

Hadir dalam syukuran ini antara lain Wakapolres Sikka M. Saleh, sejumlah perwira di Polres Sikka, para Kapolsek dari berbagai wilayah kecamatan, dan Persatuan Ibu-Ibu Bhayangkara. (vic)

Komentar ANDA?