Teladani Kartini, Polwan Sikka Bersih-Bersih Rumah Ibadah 

0
513

NTT satu.com – MAUMERE  Berbagai kegiatan dilakukan perempuan-perempuan Indonesia bertepatan dengan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada Sabtu (21/4). Di lingkup Polres Sikka misalnya, sebanyak 20 polisi membersihkan sejumlah rumah ibadah sebagai bagian dari meneladani Kartini.

Dengan personil yang sangat tebatas, mereka hanya bisa membersihkan beberapa rumah ibadah di Kota Maumere seperti Masjid Jamidarussalam di Waioti, Kapela Santo Paulus di Wolomarang, Pura di Waidoko, dan Gereja Santo Thomas Morus di Kota Baru.  

Ipda Yasintha Jari, salah seorang polisi wanita yang terbilang senior, mengatakan selama ini polisi wanita sibuk dengan rutinitas kegiatan sebagai abdi negara dan pengayom masyarakat. Meski demikian persis pada peringataan Hari Kartini, mereka pun ikut ikut ambil bagian dengan cara sederhana untuk mengenang jasa pejuang emansipasi wanita itu.

Karena itu, walau dalam berbagai kesibukan tugas, duapuluh polisi wanita dari berbagai unit ini mengimplementasikan dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan Kartini dalam bentuk aksi bersih-bersih rumah ibadah. Meskipun kegiatan para polisi wanita ini sederhana saja, namun menurut Yasintha Jari, setidaknya mereka bisa mendapatkan hal positip dari kegiatan bersih-bersih tersebut.

“Kali ini kami hanya bisa melakukan aksi bersih-bersih rumah ibadah. Niatnya sih semua rumah ibadah di dalam kota. Tetapi karena keterbatasan personil, yah kami hanya bisa jangkau beberapa saja. Ini sebagai wujud kami mengamalkan nilai perjuangan Kartini,” ujar Yasinta Jari.

Yasintha Jari mengatakan Kartini adalah perempuan hebat dan luar biasa yang pernah lahir di negara ini. Karena itu tidak ada alasan bagi perempuan di Indonesia untuk tidak mengamalkan nilai-nilai perjuangan Kartini, termasuk polisi wanita.

Sebagai pengagum Kartini, dia menambahkan bahwa selama ini secara sadar atau tidak sadar polisi wanita yang bertugas di Polres Sikka selama ini telah mengamalkan nilai-nilai perjuangan Kartini melalui tugas abdi mereka. Dia meyakini polisi wanita akan terus mengamalkan perjuangan Kartini dengan cara-cara mereka, sehingga bisa berguna untuk masyarakat, daerah dan negara.

Puluhan polisi wanita membawa sapu lidi dan perlengkapan kebersihan lainnya. Mereka membersihkan halaman rumah ibadah agar tempat sakral tersebut bisa kelihatan asri dan sedap dipandang mata. Dengan suasana yang asri, mereka meyakini umat beragama bisa lebih kusyuk berdoa. (vic)

 

Foto: Sejumlah polisi wanita di Polres Sikka pose bersama usai membersihkan halaman Masjid Jamidarussalam di Kelurahan Waioti, Sabtu (21/4);  

Komentar ANDA?